KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER KITAB TAISĪR AL-KHALĀQ PERSPEKTIF FUNGSI MANAJEMEN “POAC”

Authors

  • Toha Ma'sum STAI Darussalam Nganjuk

Abstract

Karakter suatu bangsa sangat dibutuhkan sebagai ciri khas dan modal dalam pembangunan dan kemajuan bangsa tersebut. Pembentukan karakter masyarakatnya dimulai melalui sebuah proses yang dilaksanakan melalui pendidikan secara formal dan non formal yang mana proes pembentukan karakter tersebut dimulai sejak dini, remaja, bahkan pada manusia dewasa. Adanya kemerosotan dan ketidak sesuaian karakter dengan jati diri bangsa, akan menjadi problematika bagi bangsa tersebut. Jika kita memperhatikan hal terebut, kenyataan di negara kita akhir-akhir ini masalah karakter, moral atau akhlak menjadi problem yang sangat tampak dan membutuhkan perhatian yang sangat serius. Berbagai bentuk, model dan konsep telah dijalankan, namun nampaknya belum menemui hasil yang maksimal. Sebuah konsep pendidikan karakter, moral atau akhlak, sebenarnya telah banyak dipelajari, diimplementasikan, namun demikian ada banyak konsep pendidikan karakter yang sebenarnya banyak dipelajari dan diterapkan, namun belum banyak diketahui dan ajarkan dalam dunia pendidikan. Kitab Taisīr al-Khalāq merupakan satu diantara kitab-kitab yang menerangkan tentang pendidikan karakter. Meskipun kitab tersebut sudah memuat konsep pendidikan karakter, namun disebabkan susunannya yang memiliki ciri khas berbeda dengan karya masa kini terutama yang memuat pendidikan karakter yang kebanyakan sudah digunakan di Indonesia, masih banyak masyarakat pada umum belum mengenal lebih dalam mengenai kitab tersebut, padahal kitab tersebut merupakan salah satu kitab kajian di pondok pesantren, terutama yang berbasis salafiyah, dan bahkan sudah diterapkan apa yang ada di dalam kitab tersebut. Konsep Pendidikan Karakter dalam kitab Taisīr al-Khalāq Perspektif Fungsi Manajemen “POAC” dapat ditarik kesimpulan bahwa 1) Planning, yaitu dengan cara menyadari atas segala pemberian Allah yang berupa berbagai potensi yang dimiliki sebelum mencari ilmu bagi murid. 2) Organizing, yaitu dengan bentuk pemilahan mata pelajaran yang tepat dan pengklasifikasian kelas. 3) Actuating, yakni dengan cara memotivasi guru dan murid melalui dorongan untuk menerapkan beberapa adab yang ada adalam kitab tersebut 4) Controlling, yaitu dengan cara menghindari dari hal-hal yang dapat menghilangkan pemahaman terhadap pelajaran yang telah didapat, serta menjaga keadaan kelas agar tetap stabil dan kondusif

Downloads

Published

2023-06-02