MANAJEMEN PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF MODERASI ISLAM WASATHIYYAH
Abstract
Manajemen kurikulum dewasa ini semakin mendapat perhatian dari kalangan ilmuan yang menekuni bidang pengembangan kurikulum, teknologi pendidikan dan administrasi pendidikan. Studi ini dianggap menempati bagian terpenting dalam studi pengembangan kurikulum dan administrasi pendidikan. Hal ini wajar, sebab kurikulum adalah komponen yang penting dan merupakan alat pendidikan yang sangat vital dalam kerangka sistem pendidikan nasional. Itu sebabnya, setiap institusi pendidikan, baik formal maupun nonformal, harus memiliki kurikulum yang sesuai dan serasi, tepat guna dengan kedudukan, fungsi dan peranan serta tujuan lembaga tersebut. Kurikulum merupakan rancangan pendidikan yang merangkum semua pengalaman belajar yang disediakan bagi siswa disekolah. Dalam kurikulum terintegrasi filsafat, nilai-nilai, pengetahuan, dan perbuatan pendidikan. Kurikulum disusun oleh para ahli pendidikan atau ahli kurikulum, ahli bidang ilmu, pendidik, pejabat pendidikan, pengusaha serta unsur-unsur masyarakat lainya. Rancangan ini disusun dengan maksud memberi pedoman kepada para pelaksana pendidikan, dalam proses pembimbingan perkembangan siswa, mencapai tujuan yang dicita-citakan oleh siswa sendiri, keluarga, maupun masyarakat. pada saat ini beban belajar serta jumlah mata pelajaran yang disajikan pada anak sudah sangat berat. Oleh karena itu semua hanya akan menjejali anak didik dengan berbagai materi yang lebih dominan pada spek kognitif namun tidak efektif sebagai ranah bagian tujuan pendidikan karakter. Saat ini dipandang perlu untuk memasukkan nilai-nilai Islam Wasatiyah dalam kurikulum pendidikan Islam, yang memuat tiga konsep, yaitu nilai, karakter, serta ajaran. Oleh karena itu, gurulah pemegang kunci pelaksanaan dan keberhasilan kurikulum. Dialah sebenarnya perencana, pelaksana, penilai, dan pengembang kurikulum sesungguhnya.





