Kebijakan Penggunaan AI

INTIZAM: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam berkomitmen menjaga integritas akademik, orisinalitas, transparansi, dan etika publikasi ilmiah. Penggunaan kecerdasan artifisial generatif (Generative AI), seperti ChatGPT, Gemini, Claude, dan teknologi sejenis, diperbolehkan secara terbatas dengan tetap mengutamakan tanggung jawab intelektual manusia.

Kebijakan ini mengacu pada prinsip etika publikasi Committee on Publication Ethics (COPE) serta ketentuan akreditasi jurnal ilmiah tahun 2026.

Penggunaan AI oleh Penulis (Authors)

Penulis diperbolehkan menggunakan AI sebagai alat bantu penyuntingan bahasa, penerjemahan, penyusunan struktur tulisan, penelusuran awal literatur, dan pengolahan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Penggunaan AI wajib memenuhi ketentuan berikut:

  • Penulis wajib mengungkapkan penggunaan AI yang berkontribusi terhadap substansi atau penyusunan artikel.
  • AI tidak dapat dicantumkan sebagai penulis (author) atau penulis pendamping (co-author).
  • AI dilarang digunakan untuk memalsukan data, menciptakan referensi fiktif, merekayasa temuan penelitian, atau melakukan plagiarisme.
  • Seluruh informasi, kutipan, analisis, dan referensi yang dihasilkan dengan bantuan AI wajib diverifikasi oleh penulis.
  • Penggunaan AI dalam penelitian Manajemen Pendidikan Islam harus memperhatikan validitas data lembaga pendidikan, kerahasiaan informan, serta keakuratan sumber Al-Qur'an, hadis, dan literatur keislaman.
  • Penulis bertanggung jawab sepenuhnya atas keaslian, ketepatan, dan keseluruhan substansi artikel.

Penggunaan AI oleh Reviewer

Reviewer dilarang menggunakan AI generatif dalam proses penelaahan ilmiah, termasuk untuk menilai substansi artikel, menganalisis metodologi, menyusun komentar review, maupun memberikan rekomendasi keputusan.

 

Reviewer juga dilarang mengunggah naskah yang belum dipublikasikan ke layanan AI generatif. Seluruh proses penilaian harus dilakukan secara mandiri, objektif, dan menjaga kerahasiaan naskah.

Penggunaan AI oleh Editor

Editor dapat menggunakan AI secara terbatas untuk mendukung pekerjaan administratif, pemeriksaan format, dan penyuntingan bahasa dengan tetap menjaga kerahasiaan naskah.

AI tidak diperkenankan menggantikan pertimbangan ilmiah maupun keputusan editorial. Keputusan penerimaan, revisi, atau penolakan artikel sepenuhnya menjadi tanggung jawab Dewan Editor INTIZAM.

Pernyataan Penggunaan AI (AI Disclosure Statement)

Penulis yang menggunakan AI generatif wajib mencantumkan pernyataan penggunaan AI sebelum daftar pustaka.

Contoh pernyataan:

"Dalam penyusunan artikel ini, penulis menggunakan [nama perangkat AI] untuk membantu [tujuan penggunaan]. Seluruh hasil penggunaan AI telah diperiksa dan diverifikasi oleh penulis. Penulis bertanggung jawab sepenuhnya atas keaslian, akurasi, dan substansi artikel."

Apabila AI digunakan dalam metode penelitian, penggunaannya juga wajib dijelaskan pada bagian Metode Penelitian.

Pelanggaran dan Penegakan Kebijakan

Dewan Editor INTIZAM berhak melakukan pemeriksaan terhadap dugaan penyalahgunaan AI. Pelanggaran dapat dikenai tindakan berupa permintaan perbaikan, penolakan naskah, koreksi, atau pencabutan artikel (retraction) sesuai dengan tingkat pelanggaran.

Hasil pendeteksi AI tidak dapat dijadikan satu-satunya dasar penetapan pelanggaran tanpa pemeriksaan dan klarifikasi lebih lanjut.

 

Kebijakan ini berlaku bagi seluruh penulis, reviewer, dan editor INTIZAM serta dapat diperbarui sesuai perkembangan teknologi dan standar etika publikasi ilmiah.